0

Efek Emosional Jerawat Pada Remaja

Setiap orang dalam hidupnya pasti melalui tahapan remaja yang sebagian orang merasa bahwa tahap ini merupakan tahap terindah namun juga bisa disebut sebagai tahapan terberat. Pubertas merupakan tahapan bagi seseorang di mana pada tahapan ini remaja akan mengalami banyak perubahan fisik dan mental. Masa remaja merupakan tahapan penting dalam kehidupan seseorang karena pada saat ini remaja akan mencoba untuk menemukan diri dan memahami lingkungan di sekitar mereka.

Dalam masa ini, kebutuhan dan keinginan mereka akan mulai berubah. Selain itu, remaja juga ingin melakukan berbagai hal baru yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Bersamaan dengan perubahan sosial yang mereka alami, remaja juga akan mengalami perubahan pada fisik yang akan dimulai dengan timbulnya jerawat pada wajah mereka.

jerawat pada remaja

Siapa yang tidak kenal jerawat? Sebagian besar orang pasti pernah mencicipinya, apalagi untuk remaja putrid. Hmmm… Bukan hal yang aneh lagi bagi remaja ketika jerawat mulai timbul mengisi hari-hari mereka. Sudah banyak produk kecantikan yang memberikan janji-janji untuk dapat menghilangkan jerawat pada wajah, namun tidak semua orang cocok dengan produk tersebut.

Timbulnya jerawat bisa mempengaruhi keadaan emosional seseorang. Biasanya remaja akan merasa malu atau kurang percaya diri saat jerawat timbul. Aspek-aspek emosional dari jerawat dapat berkembang menjadi masalah serius yang bisa saja membuat remaja tertekan dan merasa rendah diri. Hal ini biasanya akan membuat remaja lebih rentan terhadap kecemasan yang disebabkan oleh karena dilecehkan atau ditertawakan.

Selama masa remaja, anak laki-laki akan lebih rentan untuk terserang timbulnya jerawat daripada anak perempuan. Hal ini dikarenakan wajah laki-laki lebih banyak mengeluarkan sebum minyak untuk melembabkan kulit. Berdasarkan penelitian, wajah anak laki-laki mengandung 28 % minyak lebih banyak daripada anak perempuan. Minyak pada wajah merupakan penyebab utama dari timbulnya jerawat yang bercampur dengan kotoran dan menyumbat pori-pori kulit. Sedangkan pada remaja putri, jerawat akan timbul sebelum dan selama masa menstruasi. Jerawat ini biasanya dipengaruhi oleh fluktuasi hormone dalam tubuh seseorang.

Ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh jerawat ini akan berkembang setiap harinya, baik untuk remaja putra maupun remaja putri. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kinerja mereka di sekolah. Sebagian orang mengabaikan aspek emosional yang ditimbulkan oleh jerawat ini. Mereka berpikir bahwa jerawat ini akan segera menghilang dengan sendirinya. Yang lebih dari itu adalah akibat yang ditimbulkan oleh jerawat yang mempengaruhi psikologis seseorang. Rasa dilecehkan, diabaikan, atau diolok-olok adalah perasaan yang sering melanda remaja pada umumnya. Hal ini dapat mengarah pada masalah emosional dan psikologis yang lebih besar pada masa mendatang.

Jadi, memang sangat penting untuk tetap menjaga perasaan teman yang sedang tumbuh jerawat. Jangan diolok-olok atau dikucilkan, karena hal tersebut akan berdampak buruk bagi perasaannya. Sebab timbulnya jerawat, efek jerawat pada psikologis seseorang, cara mengatasi jerawat remaja

Yuli

Pagi bekerja, Malam menulis. Blogger asal Kebumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *